ke KALI TALANG, pendakian kedua


KAMIS (28-05-2026)

Berawal dari rasan-rasan, obrolan ringan di sela-sela waktu sholat dengan mbah Kami,

Akhirnya terealisasi sudah kesempatan ini

Mendaki gunung,

Yak itulah salah satu hasil dari pernbincangan kami..

.. 

Rabu malam,

Saya mengirim pesan singkat kepada Ms Dwi / Mbah Kami,

Saya mengajak untuk mendaki ke Kali talang, besok kami pagi,

Dan yaaak, alhamdulillah di balas pesan saya, “Oke, Jadii …. “

Kami pun bersepekata untuk berangkat pukul 06.00 dengan tikum di Balai Kalurahan Sendangtirto.

..

Kamis,,


Ya karena satu dua hal, saya agak terlambat,

Kami berangkat dari Balai Kalurahan Sendangtirto sekitar pukul 06.20 WIB

Menggunakan 2 sepeda motor, saya sendirian dan mbah Kami bersama istri.

 

Waktu tempuh perjalanan dari Balai Kalurahan hingga obyek wisata kali talang sekitar 40 menit,

Jalannya juga enak, apalagi jalan Prambanan – Pakem terbilang cukup halus dan sepi.

 

Alhamdulillah sekitar pukul 07.10 kami, tiba di lokasi

Kami pun masuk ke tempat parkir motor, bersiap-siap,

Menyiapkan bekal tuk pendakian

..

Saya pun mengeluarkan Tripod Takara untuk mengabadikan moment ini,

Mmmh, “teringat dulu ketika saya sering mendaki, dan tidak terdokumentasikan dengan baik”

Rasanya sangat sangat m e n y e s a l..

..


Oke lanjut, masih di jalur pendakian.

Di Kali talan ini tertera ada 4 POS

Dan menjadi puncaknya adalah pos 4

..

Kami berjalan santai, dan sesekali kami berhenti tuk mengambil foto,

Mengabadikan moment ini..

 

Sekitar 1,5 jam pendakian,

Alhamdulillah kami tiba di Pos 4 dengan selamat,

Lalu kami lanjut sedikit, naik, karena sepertinya masih ada jalur..

 

Yak, jalur sudah mentok sampai di bukit sebelah Kali

Kamipun istirahat sebentar, ambil foto video sambil haha hihi..

 

Karena masih ada rasa penasaran, dengan sebuah jalur naik

Saya pun putuskan untuk mencoba jalur naik tersebut.

..

Sekitar 30 menit kami beristirahat,

Lalu kami sepakat untuk turun..

..

Waktu turun menuju basecamp, kami tempuh sekitar 45-50 menit.

Jalannya santai tapi tidak terlalu lambat yaa

..

Setelah sampai bawah, kami menuju parkiran dan lanjut pulang ke rumah.

..

Alhamdulillah kami tiba di rumah dengan kondiri selamat, sehat wal afiat.

,,

Yakk inilah cerita perjalanan pendakian saya ke Kali Talang tuk kedua kalinya.

Semoga saya bisa menulis kembali, dengan cerita pendakian, petualangan yang lebih seru…

Terimakasih

Semoga bermanfaaat















Ke Kali Talang bersama Kahfi

 Minggu (05/04/2026) _ 

Moment tak terduga, yakni mendaki bersama Kahfi Al Habsy ke Obyek Wisata Kalitalang 



Sekitar pukul 08.00 berangkat dari rumah,

Gass ngeng bersama Mio menuju ke jalan Pakem – Prambanan

Di jalan tidak sengaja ketemu dengan  Pak Tri Wiyanto, Bhabinkamtibmas Kalurahan Sendangtirto



Kami pun diajak untuk mampir ke rumahnya yang memang kebetulan sejalan dengan arah obyek wisata Kali Talang.

Di sana saya dan Kahfi dapat sarapan soto,

Alhamdulillah rejeki , heee

 Sekitar 30 menit berlalu,

Saya dan kahfi pamit untuk meneruskan perjalanan menuju obyek wisata kalitalang

Alhamdulillah diperjalanan berangkat Kahfi tidak mengantuk,

Saya juga sambil melihat map, karena belum begitu hafal jalannya.

Sekitar jam 10 lebih, saya dan kahfi tiba di Kali Talang,

Untuk biaya parkir dan satu orang (mungkin kahfi belum masuk hitungan apa yak) hanya sebesar 8000 rupiah

Setelah bersiap-siap, kami gas berangkat naik.

Menurut aq fisik Kahfi termasuk kuat, sampai pos 3 lebih, Kahfi jalan sendiri

Ya sambil berhenti-henti  tapi untuk seukuran dia, ini sudah bagus

 

Pos 3 naik dikit, Kahfi minta digendong karena katanya capek sekali.

Namun hanya sebentar saya gendong, dia minta turun untuk jalan sendiri lagi.

..

Alhamdulillah dengan sedikit effort lagi, kahfi dan saya telah sampai ke POS IV, yakni batas pendakian..

..

Kami hanya sebentar di sini, foto-foto lalu turun

Untuk turunnya sendiri Kahfi full saya gendong,

Karena mungkin sudah terlalu lelah..

.. 

Sesampainya di bawah, ada seperti gardu pandang,

Kami istirahat disitu sambil menikmati perbekalan makanan yang telah kami bawa.

 

Setelah cukup istirahatnya,

Saya dan Kahfi bergegas pulang ke rumah


,, 

Nah, perjalananan dengan motor MIO,

Kahfi hampir lebih dari separoh jalan tertidur

Sehingga saya juga harus  memegangi agar tidak terjatuh

.. 

 

Saya juga sempat mengalami micro sleep, tapi untung hanya sekali,

Dan masih diberi keselamatan.

.. 

Sebelum sampai rumah,

Kami makan terlebih dahulu di Rocket Chicken daerah kaliajir,

Alhamdulillah kahfi makan dengan lahab

Dan  sudah on

..

 Sekian cerita singkat ini.

Semoga menjadi manfaat di keesokan hari 

Terimakasih…

 









 

 

Sebuah Memori di Gn Andong, Rindu Tak Terbendung

 

Gunung Andong,

Ya  Gunung dengan ketinggian 1726 mdpl terletak di Grabag, Kabupaten Magelang

Minggu (17 Mei 2026), sekitar pukul 08.00 pagi saya berangkat dari rumah, menggunakan motor Vixion menuju arah utara.


Rencana ini memang sudah ada entah sejak kapan, namun kenapa belum terealisasi juga.

Yak, mendaki kembali

Seraya mengembalikan jiwa petualang kuh yang hampir saja dicuri oleh sibuknya pekerjaan duniawi

Melihat beberapa postingan tentang gunung,

Juga teringat dulu waktu jaman sekolah, libur panjang merupakan moment panjang yang dinanti

Tuk merencakan “besok saya mau mendaki kemana”

Rindu ini sepertinya tak terbendung,

“Saya harus kembali ke Gunung”


Akhirnya dengan berbicara dengan istri, alhamdulillah saya diijinkan untuk kembali mendaki gunung

Sebuah kesenangan dan hobi sekaligus jiwa saya, yang suka berpertualang ini.

 Saya berangkat sendirian menyusuri jalan Magelang, menuju Terminal Tidar lalu bablas ke timur menuju arah basecamp pendakian Merbabu via Wekas.


Saya tidak terburu-buru,

Bahkan memacu sepeda motor saja, hanya sekitar 60-70 KM/jam saja

 

Saya pengen berusaha menikmati suasana ini, moment ini, mengulang memori dulu

Dimana saya sangat tergila-gila dengan kegiatan mendaki gunung.

 

Tidak jauh sebelum mencapai gapura arah pendakian via Wekas

Saya sempatkan mampir di Indo Mart, beli ABC dan Isotonik


Lalu saya juga sempat sarapan nasi padang, dengan pertimbangan nanti tidak terlalu terburu-buru cari makan di basecamp, 

 

Kalau sarapan sekarang, mungkin sudah tepat jam untuk menjadi bahan bakar saat mendaki.

Saya sempatkan berfoto dengan Gapura menuju Pendakian Merbabu via Wekas,

Lalu saya mulai open map, karena tidak hafal jalan menuju Basecamp Gn. Andong

 
Sempat saya bertanya kepada warga setempat, bascamp gn. Andong,

Saya juga menjadi tahu Lokasi Mbah Mangli, karena banyak seperti wisata religi, dan tulisan besar MBAH MANGLI

 


Alhamdulillah saya tiba di Basecamp Sawit Gn. Andong sekitar pukul 10.45 WIB

Saya lalu melakukan orientasi medan sebentar lalu melakukan registrasi untuk pendakian 

 

Rp.26.000.,-

Dengan kondisi satu motor dan satu pendaki

Harga yang cukup murah daripada melakukan pendakian di Gunung Merabu, 

Saya mulai mempersiapkan diri,

Beberapa barang saya tinggal di motor,



 Lalu sekitar pukul 11.00 WIB saya gas naik,

Mendaki, sambil membawa tripod untuk mengabadikan momen ini

Jam segini ternyata masih banyak pendaki yang naik

Ada yang sudah naik beberapa kali untuk latihan sebelum mendaki di gunung yang lebih gede (katanya)

Ada yang turun

Dan sepertinya, jika saya melihat dari outfit mereka

Mirip kayak atlet trail run


Kalo saya mah, kaos oblong, sepatu cat, sama tas daypack aja.. wkwk

 

Pasang tripod, pakai timer 10 detik,

Klik, ambil posisi, dan terdokumentasi

 

Beginilah saya abadikan setiap moment

 

Cuaca juga sempat berkabut,

 



Alhamdulillah sekitra 50 menit pendakian, saya berhasil sampai puncak.


Gunung Andong memang tidak terlalu tinggi, cukup untuk meluangkan waktu buat melepas kan hobi yang sempat tertahan.


Saya foto-foto dulu di kawasan puncak

Dan yaa memang masih banyak yang masih di sini

 


Lalu saya niatkan pulang lewat Pendem, istilahnya Lintas Jalur gitu.

 

Disini juga masih ada beberapa pendaki yang naik,

 

Alhamdulillah cuaca sempat cerah, sehingga tampak indah pemandangan di bawah

Kereeeen

masyaAllah

Seneng sekali…


Sudah lama sepertinya tidak takjub seperti ini

 

Kalo mengingat dulu, pasti rasanya mau menangis, ntah kenapa

Tapi mari kita lanjutkan saja


 

Saya tiba di bawah dengan waktu tempuh dari puncak sekitar 30 menit, itu pun saya masih menjadi pendaki solo with own tripod.

Foto sana sini, jeprat jepret

turun dapat spot yang lumayan, ya foto-foto dulu

Karena dulu saya perjalanan pendakian saya kurang terdokumentasi dengan baik

 

Lalu saya berjalan ke basecamp Sawit, ternyata dekat sekali, tidak sampai 5 menit loh..

 


Lalu saya bersih-bersih,

Sholat dzuhur dulu, lalu saya bergegas pulang…

Saya check Out dari Basecamp sekitar pukul 14.00,

Sempat muter2 di kaki gunung Andong 

seperti tersesat di daerah Grabag karena mapsnya kurang akurat,  

  

Tanya-tanya sama penjual bakso,

ketemu di kawasan wisata religi Mbah Mangli lagi,

dapat orang lagi hajatan manten, ketemu jalan bagus,


masuk jalan rusak lagi, dan

perasaan kok makin ke timur jalannya,

rem belakang Vixion juga sempat loss,

potong kompas masuk jalan desa…

 

Sekitar 30 menit, buka tutup maps, alhamdulillah dapat jalur utama Kopeng-Salatiga.

Nah, disini sudah mulai paham jalannya..

 

Mmh, sekitar jam 17.00 saya sudah ada di kawasan Banguntapan….


 

….……………

Sekian dulu cerita saya,

Semoga menjadi cerita yang menarik ketika dibaca sekian tahun dari sekarang

Terimakasih semuanya..

….…..