Kami mengadakan pendakian ke Gunung Sindoro, yang
berlokasi di Provinsi Jawa Tengah. Sabtu pagi, saya beserta kawan-kawan dari
mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta dan Universitas Islam
Indonesia (UII) dengan total ada 16 pendaki, tengah berkumpul di UIN. Sekitar pukul 10 pagi, kami pun berdoa dahulu
menjelang keberangkatan menuju Base Camp Gunung Sindoro.
Jalan yang panjang dan ditemani gerimis hujan membuat suasana menjadi bertambah dingin saja. Sekitar 3 jam kami sampai di BaseCamp, tak langsung menuju tempat parkir motor tapi kami sempatkan untuk istirahat sebentar sambil menikmati suasana kaki Gunung Sindoro.
Lanjut, kami pindah ke Shelter dan memarkirkan
motor. Kami pun sempatkan sholat dhzuhur dahulu yang kebetulan di sebelah selatan BaseCamp ada
masjid yang terbilang megah dan bersih.
Gerimis kecil, yang disusul hujan pun datang. Akhirnya kami memutuskan untuk istirahat sebentar
di dalam shelter sambil menunggu hujan reda. Sekitar pukul setengah lima lebih, kami pun
memutuskan untuk segera bergegas melakukan pendakian. Tak lupa kami menjalankan sholat ashar dan kami
pun breafing sebentar sebagai manajemen perjalanan pendakian.
Alhamdulillah, hujan yang tadinya sempat deras akhirnya
reda juga. Kami pun “go” menuju pos 3 yang tadinya sempat
kami putuskan untuk ng-Camp disana. Jalan menuju batas hujan dengan perkampungan
penduduk hampir 1 jam. Cuaca pun mulai gelap sehingga senter pun kami mulai
gunakan.
Sekitar pukul 8 malam, kami tiba di Pos 2. Kami pun istirahat sejenak. Dan adapula salah satu teman kami yang membuat
kopi panas. Dan mie sebagai ganjal perutnya yang sedang
keroncongan. hee..
Setengah jam kemudian.Kami melanjutkan perjalanan kembali 15 menit berjalan, gerimispun datang menyambut.
Dengan jumlah pendaki yang terbilang cukup banyak. Kami pun tidak terlalu memforsir fisik, karena ada
yang capek ,ada pula yang masih kuat berjalan. Untuk memecah keheningan, seorang teman pun selalu
menyalakan speaker boxnya.
Sekitar jam 11.30 malam kami tiba di Pos. Di sana pun sudah ada beberapa tenda dari para pendaki yang telah melakukan
pendakian sebelumnya. Sehingga kami harus cermat dalam memilih
tempat untuk mendirikan tenda, hingga terpaksa jarak antar tenda kami cukup
berjauhan.
Setelah semua tenda didirikan. Kami pun memasak makanan untuk makan malam, selanjutnya beranjak tidur.
Minggu, 19 Januari 2014
Pukul 8.30, kami dengan jumlah 14 pendaki
berencana berangkat menuju puncak.Sedangkan 2 orang tinggal di tempat camping untuk
menjaga tenda.
Dalam perjalanan menuju Puncak terpecah menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 yang kebetulan berisi orang-orang yang mendaki
dengan cepat dan kelompok 2 yang mendaki dengan santai.
Alhamdulillah, sekitar pukul 11.30 siang saya dan teman2 yang berada rombongan kelompok 1 tiba di pucak
dengan selamat. Tak usah buang-buang waktu. Kami pun bergegas berfoto-foto. Keadaan di Puncak kala itu begitu dingin, angin berhembus sangat kencang, berkabut tebal sampai pakaian terasa basah. Hanya
berkisar 15 menit kami di Puncak, kami putuskan untuk turun segera.
Dalam perjalanan turun, kami bertemu dengan
kelompok 2 yang sedang menuju arah Puncak. Kami pun beristirahat sejenak dan
mengobrol sambil menikmati suasanan alam Gunung Sindoro. Kami pun berpisah kembali. Di jalan menuju turun saya menjumpai seorang
pendaki yang ternyata dia mendaki secara “solo marathon”, yaitu mendaki seorang
diri dengan beberapa target gunung secara berkelanjutan. Sedikit, bertanya-tanya dan berkenalan. Dia bernama Suseno asal Purworejo. Sebelum di Sindoro, ternyata dia telah mendaki
Gunung Sumbing,Yang kebetulan hanya berseberangan dengan Gunung
Sindoro. Selanjutnya saya berpamitan dengan dia dan melanjutkan untuk turun ke Pos 3.
Sekitar pukul 2.30 kami dari kelompok 1 Alhamdulillah tiba di Pos 3 dengan selamat. Sambil menunggu kelompok 2 kami pun memasak untuk makan dan beristirahat,
Sekitar pukul 3 sore, hujan pun mulai datang
mengguyur kami. Dan beberapa teman yang dari arah puncak telah
kembali ke tempat camping. Setelah semua anggota lengkap, sekitar pukul 4 sore sebagian dari kami memutuskan
untuk turun dahulu. Sebagian yang lain masih di belakang untuk
mengurusi perlengkapan tenda.
Kelompok pertama turun sekitar pukul 4.30 sore. Sedang kelompok kedua yang membawa tenda
(termasuk saya di dalamnya) terdiri dari 5 orang turun sekitar pukul 5.30 sore. Sempat dalam perjalanan turun, teman pendaki kami
yang kebetulan seorang cewek mengalami sakit pada kaki kanannya, karena takut kondisinya yang bisa semakin
memburuk, akhirnya saya membawakan tas daypack miliknya.
Setelah melewati pos 2. Kami berpapasan dengan tukang ojek. Sempat tak percaya ada tukang ojek di kaki Gunung
Sindor. Tapi ya itu memang benar adanya. Teman yang sakitpun memutuskan untuk ojek saja agar kakinya tidak bertambah parah.
Selanjutnya karena saya paling belakang sendiri berjalan cepat, mengejar teman yang sempat
jauh meninggalkan saya dibelakang. Setelah menyusul mereka, Total ada 4 pendaki terakhir yang berjalan
beriringan menuju BaseCamp Sindoro
Alhamdulillah sekitar pukul 8.30 malam. Kami tiba di BaseCamp dengan selamat. Setelah beristirahat dan bersih-bersih. Kami melanjutkan pulang ke Jogja, sekitar pukul 10
malam.
Alhamdulillah pukul 12 malam,
Kami tiba di Kampus UIN Suka Yogyakarta dengan
selamat,
Sekian cerita perjalanan pendakian ke Gunung Sindoro diawal tahun 2014. Terimakasih.
